BEKASI: Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memantau langsung arus lalu lintas di sejumlah titik strategis jalur tol keluar-masuk Jakarta melalui Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, Kamis malam 1 Januari 2026.

Menhub Dudy menyampaikan bahwa kondisi lalu lintas pada 1 Januari 2026 masih berjalan baik tanpa gangguan berarti.
Ia berharap kelancaran ini dapat terus terjaga hingga puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 2 Januari 2026.
“Pada hari Tahun Baru, pergerakan kendaraan di sejumlah ruas tol keluar-masuk Jakarta masih terpantau lancar dan terkendali. Saya harap kondisi seperti ini dapat terus berlangsung hingga puncak arus balik,” ujar Menhub.
Berdasarkan data PT Jasa Marga, volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek mengalami peningkatan selama libur akhir tahun.
Tercatat sejak 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, sebanyak 311.545 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.
Jumlah tersebut meningkat 13,81 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 273.741 kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek pada periode 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 tercatat sebanyak 150.067 kendaraan.
Angka ini mengalami kenaikan 7,45 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 139.668 kendaraan.
Secara kumulatif, sejak dimulainya masa libur Natal dan Tahun Baru pada 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, sebanyak 2.344.052 kendaraan tercatat telah meninggalkan wilayah Jabotabek. Sedangkan jumlah kendaraan yang masuk kembali ke Jabotabek pada periode yang sama mencapai 2.147.976 kendaraan.
Menhub Dudy mengapresiasi PT Jasa Marga bersama seluruh pemangku kepentingan yang dinilai berhasil mengelola arus lalu lintas, khususnya di jalan tol, sehingga tetap lancar hingga awal tahun baru.
Ia juga menginstruksikan seluruh stakeholder untuk terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan menjelang puncak arus balik.
“Koordinasi dan kolaborasi antar seluruh stakeholder sangat penting untuk memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, serta lancar, terutama dalam mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di titik-titik rawan kemacetan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan kembali ke kota asal agar mempersiapkan perjalanan dengan matang.
“Selalu jaga kesehatan, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan beristirahat jika merasa lelah. Bagi pengguna kendaraan umum, pastikan armada yang digunakan telah menjalani uji keselamatan,” pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan pemantauan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dan Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono.

