Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Penanganan Banjir Samarinda Terus Mencari Sinergi
Samarinda

Penanganan Banjir Samarinda Terus Mencari Sinergi
Telah dibaca : 816 Kali.

AdminBy Admin25 Agustus 2021Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, Harya Muldianto saat memberikan ketetangan kepada awak media, Rabu (25/8/2021).
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

Samarinda – Turut menghadiri rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan kebinamargaan, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, Harya Muldianto membeberkan pada intinya tadi mencari kesepahaman MoU-nya.

“Jadi hari ini kita istilahnya duduk bersama lagi untuk telaah dari master plan yang sudah kita susun. Ini intinya bahwa kita mencari kesepahaman terkait MoU, siapa berbuat apa dan kapan,” tuturnya di Balai Kota Samarinda, Rabu (25/8/2021).

Diungkapkan kalau pertemuan kali ini merupakan awal yang nantinya akan ditindaklanjuti secara detail menyangkut teknis.

“Kita mencari sinergitas antara BWS, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk sama-sama mencari solusi penanganan banjir di Kota Samarinda,” terang Harya.

Yang lalu memang sudah ada, tetapi kebijakan wali kota ingin kembali menyesuaikan sinergi terhadap penanganan banjir di Kota Samarinda.

“Kalau master plan itu memang aturannya lima tahun sekali kita review. Ini dalam proses. Sebenarnya tiap tahun pun kita cek. Karena dikhawatirkan ada perubahan tata guna lahan, ada perubahan lagi di kawasan, seperti itu,” paparnya.

Sehingga tetap ditelaah. Mengingat ada kejadian-kejadian banjir tiap tahun yang lokasinya berbeda-beda. Sebab itu dilakukan penyesuaian kembali terhadap master plan yang sudah ada.

Artinya, itu masih dalam proses evaluasi atau melakukan analisa kembali terhadap kondisi-kondisi aktual di lapangan.

Harya juga mengatakan jika pihaknya sambil meminta saran dari para stakeholder terkait, dari pemerintah hingga Non Governmental Organization (NGO) pun dilibatkan.

“Kita juga punya Forum Peduli Sungai, mereka punya masukan apa harus kita tampung. Mengambil contoh dari 17 km panjang Sungai Karang Mumus (SKM) dari mulai Waduk Lempake ke muara,” beber Harya.

Konsepnya di daerah hulunya itu untuk penanganan pembangunan, tanggulnya tidak boleh yang sifatnya masih kacau atau terlalu construction (kontruksi).

Tidak ada penimbunan tanah, tidak menggunakan cor beton. Kurang lebih gambarannya seperti itu. Semua masih harus mengakomodasi revarian daerah, mempertahankan vegetasi lokasi.

“Nah itu juga bagian dari masukan NGO, dan komunitas peduli sungai,” sebut Harya.

Kemudian terkait pintu air di muara Jembatan 1, Harya menyampaikan jika di sisi master plan merupakan solusi terakhir. Tapi karena ada permintaan dari wali kota, tekait kemungkinan untuk dilaksanakan. 

Namun pada prinsipnya semua bisa dilaksanakan asal kriteria kesiapan seperti desainnya, apakah sudah siap atau belum. Karena diakuinya jika pihaknya belum mendesain.

“Menurut informasi dari Pemkot, ada desain. Nanti kita lihat desainnya seperti apa,” sambungnya.

Selain itu menyangkut kesiapan lahan. Lahannya dimana, kemudian harus ada pembebasan lahan atau tidak di lokasi target. Semua harus melalui kajian yang tepat.

Pada prinsipnya, secara teknis bisa saja dilaksanakan, tidak ada masalah. Karena memang pintu air itu telah dimanfaatkan untuk mengakomodasi kondisi banjir pasang surut. Karena pengaruh pasang surutnya Sungai Mahakam juga perlu adanya pintu air.

“Tapi itu salah satu solusi yang terakhir, sebetulnya di dalam konsep master plan. Kalau kita menata di hulu hilir nah endingnya di pintu air. Kita tampung, Pak Wali Kota juga sudah sampaikan ke Presiden dan Menteri. Jadi nanti kita tunggu pembina kami, Dirjen, Menteri. Respon dari Jakarta. Dari kami siap saja untuk mewujudkan itu,” terang Harya Muldianto.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleRp 5 Miliar Untuk Hobi Sedekah, Haji Sasa: Harta Tak Dibawa Mati
Telah dibaca : 1.249 Kali.
Next Article Jokowi Sebut Antusiasme Masyarakat Tinggi, Isran Keluhkan Minimnya Vaksin
Telah dibaca : 577 Kali.
Admin

Related Posts

Polresta Samarinda Kembalikan 5 Motor dan Satu Ponsel Hasil Curian kepada Korban
Telah dibaca : 686 Kali.

9 Juni 2026

Kejahatan Jalanan di Samarinda Periode Mei 2026 Meningkat, 53 Tersangka Diamankan dari 37 Kasus
Telah dibaca : 669 Kali.

9 Juni 2026

Residivis Bobol Rumah Sudah Diamankan, Kerugian Korban Capai Rp150 Juta
Telah dibaca : 677 Kali.

4 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 642 Kali.

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 695 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

SKB Bontang Buka Kesempatan Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah
Telah dibaca : 642 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 642 Kali.
Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 695 Kali.
Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.
Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.411 Kali.

8 Maret 20233,836 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.866 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.069 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.116 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Kaltim 13 Juni 2026

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 642 Kali.

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial.…

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 695 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.