Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Raperda APBD Perubahan Samarinda 2026 Disepakati Rp3,75 Triliun
Samarinda

Raperda APBD Perubahan Samarinda 2026 Disepakati Rp3,75 Triliun
Telah dibaca : 655 Kali.

Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah1 Oktober 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Suasana Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Samarinda penetapan Raperda APBD Perubahan Samarinda 2026, Rabu, 30/9/2026 (Narasi.co/Ira)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Pemerintah Kota Samarinda bersama DPRD menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna masa sidang III. Total APBD Perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp3,756 triliun.

Dalam perubahan APBD tersebut, pendapatan daerah Samarinda ditargetkan sebesar Rp3,680 triliun. Angka itu terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,345 triliun, pendapatan transfer Rp2,318 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp16,61 miliar.

Sementara itu, total belanja daerah ditetapkan Rp3,756 triliun. Belanja operasi menjadi komponen terbesar dengan alokasi Rp2,535 triliun yang diarahkan untuk pelayanan dasar, penguatan sumber daya manusia, serta operasional pelayanan publik.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan kesepakatan tersebut merupakan hasil pembahasan dan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap akuntabel serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mengawal tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Andi Harun dalam rapat paripurna, Rabu malam, 30 September 2026.

Belanja modal dialokasikan sebesar Rp1,207 triliun. Menurut Andi Harun, anggaran tersebut disesuaikan melalui penjadwalan ulang dan penajaman prioritas terhadap program infrastruktur yang dinilai paling mendesak dan relevan.

“Penyesuaian anggaran yang kita sepakati hari ini bukan semata-mata kalkulasi matematis, melainkan bentuk efisiensi, rasionalisasi, dan penajaman prioritas agar setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Samarinda meningkatkan Belanja Tidak Terduga (BTT) menjadi Rp13 miliar. Anggaran tersebut disiapkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana maupun kondisi darurat yang tidak terduga.

Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya ditetapkan sebesar Rp76,61 miliar.

Andi Harun mengatakan penyusunan Perubahan APBD 2026 tetap mengacu pada arah pembangunan Kota Samarinda 2026, yakni “Penguatan Fondasi Pembangunan Samarinda MAJU”. Kebijakan tersebut membawa tema peningkatan pertumbuhan ekonomi untuk mendukung kualitas SDM dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Menurutnya, penyesuaian anggaran diarahkan agar belanja daerah tidak hanya terserap secara administratif, tetapi memberikan dampak terhadap masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi warga, dan penguatan infrastruktur kota.

Sebelumnya, Fraksi PKS melalui Samri Shaputra mengingatkan persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah kawasan permukiman. Menurutnya, masyarakat telah memenuhi kewajiban membayar Pajak Penerangan Jalan sehingga kondisi lampu jalan yang redup atau mati perlu menjadi perhatian pemerintah.

Fraksi PKS meminta efisiensi anggaran tidak berdampak pada pemeliharaan dan ketersediaan penerangan jalan umum. PJU dinilai berkaitan langsung dengan kenyamanan dan pelayanan dasar yang dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Fraksi PAN melalui Abdul Muis menyoroti masih adanya sekolah negeri di Samarinda yang kegiatan belajar mengajarnya harus menumpang di gedung sekolah lain. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani melalui langkah konkret pemerintah.

Fraksi PAN meminta Pemkot Samarinda menuntaskan inventarisasi lahan dan melakukan penambahan ruang kelas untuk memastikan kebutuhan fasilitas pendidikan dapat terpenuhi.

Catatan lain datang dari Fraksi Golkar melalui Fahruddin yang menyoroti persoalan utang Pemerintah Kota Samarinda kepada pihak ketiga. Golkar mendorong agar pembayaran utang dilakukan secara transparan dan tuntas sehingga tidak menjadi beban fiskal yang terbawa ke struktur APBD 2027.

Pandangan fraksi tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 sebelum akhirnya disepakati bersama oleh Pemkot dan DPRD Samarinda.

Setelah persetujuan bersama, Raperda Perubahan APBD 2026 selanjutnya disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Timur untuk menjalani evaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Andi Harun juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah segera mempersiapkan percepatan pelaksanaan anggaran.

Ia meminta pelaksanaan program tetap dilakukan secara transparan, akuntabel dan efisien, tanpa mengesampingkan kualitas pekerjaan serta pelayanan kepada masyarakat.

Andi Harun APBD Perubahan Pemkot Samarinda Raperda Wali Kota Samarinda
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleRudianto Amirta Terpilih Jadi Rektor Unmul, Mekanisme 35 Persen Suara Menteri Dipersoalkan
Telah dibaca : 669 Kali.
Next Article Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 648 Kali.
Ira Nur Ajijah

Related Posts

APBD Perubahan Kaltim 2026 Turun Rp822 Miliar, Jadi Rp14,33 Triliun
Telah dibaca : 666 Kali.

29 September 2026

Debit Benanga Turun 60 Liter per Detik, Distribusi Air ke Warga Digilir 3 Hari
Telah dibaca : 674 Kali.

26 September 2026

Elevasi Waduk Benanga Turun, Waduk Dayung Disiapkan Jadi Penyangga
Telah dibaca : 671 Kali.

26 September 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 653 Kali.

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 647 Kali.

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 649 Kali.

Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 648 Kali.

Raperda APBD Perubahan Samarinda 2026 Disepakati Rp3,75 Triliun
Telah dibaca : 655 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 653 Kali.
Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 647 Kali.
Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 649 Kali.
Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 648 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.871 Kali.

8 Maret 20233,839 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 6.303 Kali.

2 Juli 20253,470 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.563 Kali.

8 Maret 20233,366 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.517 Kali.

20 Juni 20243,330 Views
Don't Miss
Ekonomi 1 Oktober 2026

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 653 Kali.

SAMARINDA: Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat alokasi pendanaan sekitar Rp73 miliar atau 4,691 juta dolar AS…

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 647 Kali.

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 649 Kali.

Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 648 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.