SAMARINDA: Membahagiakan diri sendiri tidak selalu harus dilakukan dengan pergi berlibur, menginap di hotel, atau menghabiskan banyak uang.
Di tengah rutinitas yang padat, kebahagiaan justru kerap ditemukan dari hal-hal sederhana yang dilakukan untuk diri sendiri.
Secangkir kopi setelah menyelesaikan pekerjaan, menyantap makanan favorit, berjalan-jalan tanpa tujuan, menonton film kesukaan, hingga sekadar tidur lebih lama saat akhir pekan bisa menjadi bentuk sederhana untuk memberi jeda dari rutinitas.
Bagi sebagian orang, aktivitas sederhana tersebut menjadi cara untuk mengembalikan energi setelah menjalani hari yang melelahkan.
Kesibukan pekerjaan, tugas rumah tangga, tuntutan sosial, hingga berbagai persoalan sehari-hari membuat seseorang terkadang lupa memberikan waktu untuk dirinya sendiri.
Padahal, mengambil jeda sejenak tidak selalu berarti harus meninggalkan aktivitas dan pergi jauh.
Ada yang memilih menghabiskan waktu sendirian di kafe. Ada pula yang merasa cukup dengan membeli makanan kesukaan sepulang kerja atau berjalan sore sambil menikmati suasana kota.
Kebiasaan tersebut sering kali bukan tentang seberapa mahal sesuatu yang dilakukan, melainkan tentang memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk menikmati sesuatu yang disukai.
Konsep sederhana ini kerap dikenal sebagai self-reward, yakni memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah melewati pekerjaan, target, atau rutinitas yang menguras tenaga.
Self-reward pun tidak harus berbentuk barang.
Menyisihkan waktu untuk melakukan hobi, mendengarkan musik, membaca buku, berolahraga, merawat diri, hingga mengurangi aktivitas di media sosial juga bisa menjadi bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.
Bahkan, bagi sebagian orang, mengatakan “tidak” terhadap ajakan ketika sedang membutuhkan waktu untuk beristirahat menjadi salah satu cara menjaga keseimbangan diri.
Di tengah kehidupan yang semakin cepat, kebutuhan untuk berhenti sejenak menjadi semakin penting. Sebab, tubuh dan pikiran tidak selalu membutuhkan perjalanan jauh untuk kembali merasa nyaman.
Terkadang, kebahagiaan cukup ditemukan dari secangkir minuman favorit, makanan yang sudah lama ingin disantap, percakapan bersama orang terdekat, atau beberapa jam tanpa memikirkan pekerjaan.
Hal kecil tersebut memang tidak serta-merta menyelesaikan persoalan hidup. Namun, memberikan ruang untuk diri sendiri dapat menjadi pengingat bahwa seseorang juga berhak menikmati hasil dari kerja kerasnya.
Membahagiakan diri tidak harus menunggu punya banyak waktu atau uang.
Sebab, setelah hari-hari yang dipenuhi kesibukan, terkadang yang paling dibutuhkan bukanlah perjalanan jauh, melainkan sedikit waktu untuk berhenti, bernapas, dan melakukan sesuatu yang membuat diri sendiri merasa bahagia.

