Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Heri Keswanto Dukung Pilkada Bontang Bersih Tanpa Politik Uang
DPRD Bontang

Heri Keswanto Dukung Pilkada Bontang Bersih Tanpa Politik Uang
Telah dibaca : 853 Kali.

Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah14 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Heri Keswanto Anggota DPRD Kota Bontang
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

BONTANG : Anggota DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, menegaskan pentingnya menolak politik uang dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 demi menjaga integritas dan kualitas kepemimpinan.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri acara Gebyar Pengawasan yang digelar oleh Bawaslu Kota Bontang di Halaman Kantor PTSP Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (14/9/2024).

“Kami sangat mendukung penolakan terhadap politik uang. Kalau mau mencari pemimpin yang berintegritas, kita harus bekerja sama mewujudkan Pilkada yang bersih,” ujar Heri.

Politisi Partai Gerindra ini juga memberikan pandangannya tentang penggunaan uang dalam politik.

Menurutnya, penggunaan uang dalam politik tidak sepenuhnya salah selama digunakan untuk tujuan yang sah, seperti biaya kampanye.

Namun, ia menegaskan memberikan uang kepada pemilih dengan tujuan mempengaruhi suara adalah tindakan yang keliru.

“Menurut saya, uang untuk berpolitik boleh saja karena ada biaya pasang spanduk, sosialisasi, makan, tapi kalau memberikan uang untuk memilih itu yang tidak baik,” tegas Heri.

Heri juga menyampaikan apresiasinya terhadap empat bakal pasangan calon (Bapaslon) Pilkada Bontang yang hadir dalam acara tersebut.

“Alhamdulillah semua damai, sehat, dan tidak berselisih. Ini menunjukkan bahwa meskipun berbeda pandangan politik, mereka bisa berdampingan dengan baik,” kata Heri.

Ia menambahkan, kemampuan para calon untuk tetap menjaga keharmonisan meskipun dalam situasi kompetitif seperti Pilkada sangat penting demi terciptanya proses demokrasi yang sukses dan damai.

Acara Gebyar Pengawasan yang diadakan Bawaslu Kota Bontang ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menolak politik uang.

Heri menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap acara ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan integritas, bukan karena iming-iming uang.

Ia juga berharap masyarakat Bontang semakin paham akan pentingnya Pilkada yang jujur dan adil, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga integritas proses demokrasi di kota mereka.(*)

DPRD Bontang Heri Keswanto Pilkada 2024 Politik Uang
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleGebyar Pengawasan Bawaslu Bontang Dorong Pilkada Damai Bebas Politik Uang
Telah dibaca : 867 Kali.
Next Article Sumardi Tekankan Pentingnya Sosialisasi Penolakan Politik Uang Hingga Tingkat RT
Telah dibaca : 822 Kali.
Ira Nur Ajijah

Related Posts

ASN Bontang Diingatkan Tak Akali Absensi Lokasi saat Jam Kerja
Telah dibaca : 650 Kali.

24 Mei 2026

UKL-UPL Belum Tuntas, Proyek RS Tipe D Bontang Terancam Tertunda
Telah dibaca : 644 Kali.

24 Mei 2026

DPRD Bontang Akan Evaluasi JO Dahana-BBRI dan PT KNI usai PROPER Merah
Telah dibaca : 642 Kali.

24 Mei 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 624 Kali.

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 639 Kali.

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.

DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Sosialisasi SPMB, Orang Tua Siswa Masih Dibayangi Kebingungan
Telah dibaca : 641 Kali.

Event Lari Bergengsi Sekaligus Berderma, Ramaikan Acara Literasi Keuangan
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 624 Kali.
Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 639 Kali.
Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.
DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Sosialisasi SPMB, Orang Tua Siswa Masih Dibayangi Kebingungan
Telah dibaca : 641 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.335 Kali.

8 Maret 20233,833 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.815 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.999 Kali.

8 Maret 20233,363 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.074 Kali.

20 Juni 20243,319 Views
Don't Miss
Pendidikan 25 Mei 2026

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 624 Kali.

SAMARINDA: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda memperkirakan kekurangan tenaga guru di Kota Tepian hingga…

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 639 Kali.

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.

DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Sosialisasi SPMB, Orang Tua Siswa Masih Dibayangi Kebingungan
Telah dibaca : 641 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.