SAMARINDA: Kebutuhan fasilitas bank darah di RSUD Kanujoso Djatiwibowo dinilai semakin mendesak seiring tingginya permintaan pasokan darah bagi pasien.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong pemerintah provinsi memberikan dukungan tambahan anggaran untuk pembangunan fasilitas layanan kesehatan tersebut.
Abdulloh mengatakan salah satu fasilitas yang sangat dibutuhkan rumah sakit tersebut adalah gedung bank darah, mengingat tingginya kebutuhan darah bagi pasien yang dirawat di RSUD Kanujoso.
“RSUD Kanujoso sangat membutuhkan gedung Bank Darah karena kebutuhan darah di rumah sakit itu sangat besar. Kalau hanya mengandalkan dari Palang Merah Indonesia tentu tidak cukup,” ujarnya, Sabtu, 8 Maret 2026.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan fasilitas tersebut telah dibahas dalam rapat bersama pihak terkait.
Komisi III DPRD Kaltim pun mendorong agar pemerintah provinsi dapat memberikan tambahan anggaran guna mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa saat ini pihak rumah sakit tengah mengajukan permohonan tambahan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui gubernur.
“Rumah sakit sedang dalam proses pengajuan tambahan anggaran untuk pembangunan gedung-gedung tersebut. Kami di DPRD tentu ikut men-support agar permohonan itu bisa dipertimbangkan,” katanya.
Abdulloh berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan tersebut, mengingat fasilitas kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Semoga saja tambahan anggaran itu bisa diberikan, karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam APBD 2026, alokasi anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi RSUD Kanujoso saat ini masih sangat terbatas.
Anggaran yang tersedia baru mencakup sekitar 10 persen dari total kebutuhan pembangunan yang direncanakan oleh pihak rumah sakit.
Karena itu, DPRD Kaltim menilai diperlukan dukungan anggaran tambahan agar pembangunan fasilitas penting seperti gedung bank darah dan infrastruktur layanan kesehatan lainnya dapat segera direalisasikan.
Dengan adanya tambahan anggaran tersebut, diharapkan RSUD Kanujoso dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur, terutama dalam penanganan pasien yang membutuhkan transfusi darah secara cepat dan memadai.

