SAMARINDA: Memasuki hari ketiga Idulfitri, pusat perbelanjaan Big Mall Samarinda dipadati ribuan pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
Lonjakan tersebut berdampak pada kepadatan arus lalu lintas hingga area parkir yang nyaris penuh sejak sore hari.
Berdasarkan pantauan Narasi.co di lokasi, Senin, 23 Maret 2026, akses menuju mal terpantau macet, terutama di jalur utama.
Kepadatan kendaraan membuat pengunjung harus bersabar untuk dapat masuk ke area parkir.
Tidak hanya di luar, kondisi di dalam mal juga dipenuhi pengunjung.
Sejumlah titik, terutama area kuliner, dipadati antrean panjang.
Hampir seluruh gerai makanan dipenuhi konsumen yang rela mengantre cukup lama.
Tingginya jumlah pengunjung bahkan sempat menyebabkan gangguan jaringan komunikasi di dalam mal.
Sejumlah pengunjung mengaku kesulitan mengakses sinyal karena padatnya aktivitas dalam satu lokasi.
Salah satu pengunjung, Nur (38), warga Muara Badak, mengaku sengaja datang ke Samarinda untuk menghabiskan libur Lebaran bersama keluarga.
“Biar healing. Soalnya di daerah saya tidak ada mall, jadi kalau ke Samarinda rasanya belum lengkap kalau tidak ke sini. Walaupun padat, saya tetap datang karena di sini lebih lengkap dan banyak permainan untuk anak-anak,” ujarnya.
Nur yang datang bersama tiga anaknya menilai Big Mall Samarinda menjadi pilihan utama dibanding pusat perbelanjaan lain di Kalimantan Timur.
“Kalau di Bontang juga ada mall, tapi tidak sebesar dan selengkap di sini. Di Samarinda ini seperti pusatnya, jadi pasti ke sini,” tambahnya.
Ia menduga sebagian besar pengunjung yang memadati mal saat Lebaran berasal dari luar daerah yang datang untuk berlibur.
Meski kondisi sangat ramai, Nur mengaku tetap menikmati suasana tersebut.
“Enggak pusing, justru senang lihat orang-orang ramai dan happy jalan-jalan. Di daerah kan tidak ada suasana seperti ini,” katanya.

