SAMARINDA: RSUD IA Moeis Samarinda membenarkan alat CT scan yang selama ini digunakan kerap mengalami gangguan karena usia yang sudah tua.
Saat ini rumah sakit tengah bersiap mengoperasikan alat baru untuk meningkatkan pelayanan medis.
Direktur RSUD IA Moeis, Osa Rafshodia, menjelaskan alat CT scan lama telah digunakan selama hampir dua dekade sehingga performanya tidak lagi optimal.
“Memang alat CT scan itu sudah tua, umurnya sekitar 19 tahun, jadi cukup sering mengalami kerusakan,” ujarnya saat diwawancarai usai audiensi dengan relawan Info Taruna Samarinda di Kantor Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Rabu, 25 Maret 2026.
Sebagai solusi, RSUD IA Moeis telah mendapatkan alat CT scan baru melalui hibah dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Saat ini perangkat tersebut masih dalam tahap persiapan sebelum dioperasikan.
“Bulan lalu kita sudah mendapatkan alat CT scan yang baru. Insya Allah paling lambat April atau Mei sudah bisa dioperasionalkan,” jelas dr. Osa.
Keterbatasan alat CT scan selama ini diakui menjadi salah satu kendala dalam penanganan pasien, terutama korban kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan pemeriksaan cepat dan akurat.
Perbaikan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi layanan rumah sakit, mengingat CT scan merupakan alat vital untuk menentukan kondisi pasien secara medis.
Dengan hadirnya CT scan baru, RSUD IA Moeis menargetkan peningkatan kualitas layanan, baik dari sisi kecepatan diagnosis maupun ketepatan penanganan medis.

