SAMARINDA: Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) tengah memperkuat implementasi program SiDaya melalui Sekolah Lansia.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia di Kota Tepian.
Kepala DPPKB Kota Samarinda, Deasy Evriyani mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia (Kemendukbangga), melalui program Quick Wins yang dikenal dengan nama SiDaya atau Lansia Berdaya.
Ia mengungkapkan bahwa program ini bertujuan menciptakan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) guna menunjang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini sudah berada di atas rata-rata nasional.
“Sekolah lansia ini bukan hanya sekadar memberikan edukasi, tetapi juga menjadi upaya kita dalam menambah angka harapan hidup di Kota Samarinda melalui penciptaan lansia yang sehat dan bahagia,” ujarnya usai peresmian Sekolah Lansia Santa Mathilda, Jumat, 10 April 2026.
Katanya, Sekolah Lansia ini dikemas dengan sistem pendidikan yang terstruktur dan berjenjang, mulai dari tingkat S1, S2, hingga S3.
Pada tahap awal atau kelas S1, para peserta wajib mengikuti proses belajar selama tiga bulan.
“Ada 12 kali pertemuan yang harus diikuti. Materinya beragam, mulai dari kesehatan, pencegahan pikun atau demensia, hingga pencegahan penyakit tidak menular seperti stroke dan diabetes. Ada pula tesnya, yakni pre-test dan post-test sebagai syarat kelulusan,” jelasnya.
Deasy menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada individu lansia, tetapi juga pada efisiensi anggaran daerah, khususnya dalam sektor kesehatan.
“Jika lansianya sehat dan berdaya, tentu akan mengurangi anggaran pengeluaran untuk kesehatan seperti BPJS. Selain itu, keluarga juga akan lebih bahagia melihat orang tua mereka tetap produktif dan bisa berkontribusi di lingkungan rumah,” terangnya.
Mengenai keberlanjutan pasca-sekolah, Pemkot Samarinda menargetkan para lulusan untuk tetap aktif berkarya melalui wadah Posyandu Siklus Hidup yang tersedia di tiap kelurahan.
“Kita harapkan seluruh lansia di Samarinda ayo bangkit. Manfaatkan sekolah lansia ini jika ada di wilayah masing-masing, karena inilah yang akan menambah kebahagiaan dan kemandirian di masa tua,” pungkasnya.

