SAMARINDA: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam koalisi delapan organisasi daerah dan kemahasiswaan turun ke jalan di Samarinda untuk menggelar aksi solidaritas penggalangan dana.
Aksi ini ditujukan guna meringankan beban korban kebakaran hebat yang melanda Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur.
Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Olahraga Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) sekaligus anggota FKMKP Samarinda, Arman menyatakan bahwa gerakan ini merupakan respons kemanusiaan yang mendesak mengingat besarnya dampak bencana tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran di Batu Ampar telah menghanguskan sekitar 80 unit rumah dan berdampak langsung pada sedikitnya 120 Kepala Keluarga (KK).
“Aksi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara di Batu Ampar. Dampaknya cukup besar, ada 120 KK yang kehilangan tempat tinggal. Kami merasa terpanggil untuk membantu melalui penggalangan dana ini,” ujar Arman di sela-sela aksi, Minggu, 12 April 2026.
Kegiatan kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Minggu hingga Senin, 13 April 2026.
Arman menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik strategis di Samarinda untuk memaksimalkan perolehan donasi.
Pada hari pertama, fokus aksi dilakukan di simpang lampu merah Lembuswana.
Sementara itu, untuk hari kedua, massa direncanakan akan memperluas jangkauan hingga ke area bawah Flyover Juanda.
“Hari ini kami mulai di Lembuswana. Besok rencananya kami akan merambah ke bawah Flyover Juanda agar partisipasi masyarakat yang ingin menyumbang bisa lebih luas lagi,” tambahnya.
Gerakan ini tergolong masif dengan melibatkan sekitar 35 personel yang merupakan representasi dari delapan organisasi berbeda.
Selain Himpunan Mahasiswa Pendidikan Olahraga UMKT, aksi ini juga diikuti oleh FKMKP Samarinda, KPMKB Balikpapan, organisasi mahasiswa dari Kecamatan Anggana, Sebulu, Muara Kaman, hingga organisasi kedaerahan dari Bontang.
Arman menegaskan bahwa kolaborasi lintas organisasi ini bertujuan untuk menyatukan kekuatan mahasiswa dalam menangani isu-isu sosial di Kalimantan Timur.
Ia berharap bantuan yang terkumpul nantinya dapat segera disalurkan untuk membantu kebutuhan logistik maupun pemulihan warga terdampak.
“Fokus kita adalah solidaritas. Kami berharap masyarakat Samarinda dapat memberikan dukungan terbaiknya, sekecil apa pun itu, demi membantu warga di Batu Ampar kembali bangkit,” tutupnya.

