SAMARINDA: Polresta Samarinda memastikan tidak ada aksi unjuk rasa dalam peringatan Hari Buruh Nasional atau May Day di Kota Samarinda.
Sebagai gantinya, pengamanan akan difokuskan pada kegiatan pertemuan yang dipusatkan di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Kalimantan Timur.
Guna mengawal kelancaran agenda tersebut, Polresta Samarinda telah menerbitkan surat perintah penugasan bagi 80 personel keamanan yang terdiri dari berbagai unsur satuan.
Kasi Humas Polresta Samarinda, Ipda Arie Soeharyadi mengungkapkan bahwa puluhan personel tersebut merupakan gabungan dari Satuan Samapta, Polsek Jajaran, Satuan Lalu Lintas, hingga anggota Provost untuk pengawasan internal.
“Tahun ini khususnya di Kota Samarinda tidak ada pelaksanaan aksi unjuk rasa. Jadi semua (80 personel) berfokus di Odah Etam saja untuk pengamanan kegiatan pertemuan besok,” ujarnya kepada Narasi.co saat ditemui di kantornya, Kamis, 30 April 2026.
Terkait teknis di lapangan, Arie menjelaskan bahwa Satuan Samapta akan menjalankan fungsi preemtif dan preventif.
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas bertugas menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Adapun keterlibatan anggota Propam atau Provost bertujuan untuk memastikan kedisiplinan dan kehadiran personel sesuai dengan ploting penugasan.
“Pengamanan dimulai dari jam 08.00 WITA hingga selesainya kegiatan. Kami berharap agenda besok berjalan lancar tanpa kendala dan didukung oleh cuaca yang cerah,” tambahnya.
Mengingat nihilnya aksi turun ke jalan, Arie memastikan tidak ada skema pengalihan arus lalu lintas di jalur-jalur utama Kota Samarinda.
Demikian masyarakat dipastikan dapat menjalankan aktivitas rutin seperti biasa.
Di sisi lain, ia kembali memberikan pesan khusus kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial menjelang peringatan hari buruh.
“Kami imbau masyarakat tetap bijak menyaring berita dari media sosial. Pastikan kebenarannya, saring sebelum sharing,” pungkasnya.

