SAMARINDA: Seorang teknisi pemanas air (water heater) tewas terjatuh, saat memperbaiki water heater.
Korban jatuh dari lantai tiga dari rumah di kawasan Mediterania Cluster Spain, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat, pagi 8 Mei 2026. Korban diduga jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter saat melakukan perbaikan mesin pemanas air, di rumah nomor B3-09.
Saksi mata di lokasi, Agus Suswoyo, mengatakan korban saat itu bekerja seorang diri di lantai tiga bangunan, sementara dirinya berada di bawah rumah.
“Awalnya dia naik sendiri ke lantai tiga. Keahliannya memang memperbaiki mesin air panas,” ujar Agus kepada wartawan di lokasi kejadian.
Ia mengaku, tidak mengetahui secara pasti penyebab korban terjatuh karena saat kejadian dirinya sedang bekerja di bawah bangunan.
“Saya tidak melihat dia memegang kabel listrik, tapi saya kurang tahu pasti penyebab jatuhnya karena posisi saya sedang bekerja di bawah,” katanya.
Agus menambahkan, dirinya baru menyadari kejadian tersebut sekitar 15 menit setelah korban berada di atas. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak tak bernyawa di samping rumah.
Petugas kepolisian dari Polresta Samarinda bersama Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pamapta I Polresta Samarinda Mat Bahri mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan kerja tersebut sekitar pukul 09.00 WITA.
“Informasi awal korban terjatuh saat memperbaiki kerusakan pemanas air. Terkait apakah ada sentuhan listrik atau tidak, kami masih mendalami penyebab pastinya,” ujarnya.
Menurut polisi, korban bekerja sendirian di bagian atas rumah, sementara rekannya berada di bawah bangunan saat peristiwa terjadi.
Setelah proses identifikasi awal selesai dilakukan, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk menjalani visum lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di area jatuhnya korban guna kepentingan penyelidikan.

