Samarinda – Penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Samarinda merupakan kabar gembira untuk Kalimantan Timur (Kaltim) dan jadi angin segar khususnya untuk warga Kota Samarinda.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi bersyukur karena kasus Covid-19 di Kaltim terus melandai. Ia mengatakan penurunan level PPKM yang ditetapkan pemerintah pusat karena ketaatan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Alhamdulilah hari ini Samarinda, Kaltim pada umumnya terus mengalami penurunan angka kasus Covid-19,” ujar Hadi saat menyampaikan sambutan dalam acara Kaltim Expo 2021 di Atrium Big Mall Samarinda, Rabu (22/9/2021).
Hadi mengungkapkan, pemerintah pusat telah menetapkan PPKM Level 2 untuk Kota Samarinda. PPKM di Kota Samarinda menurun dari level 4, ke level 3, kemudian menjadi level 2 secara bertahap dalam kurun waktu hampir 2 bulan.
“Itu artinya, warga Samarinda taat dan patuh prokes,” puji Hadi.
Selain itu, Hadi mengatakan atas amanat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, pembelajaran tatap muka (PTM) di Kaltim sudah boleh dilaksanakan.
Namun dengan beberapa persyaratan yang harus ditaati, yaitu sudah divaksin, hanya menggunakan 50 persen dari kapasitas ruang, menggunakan kurikulum darurat dan harus mendapatkan izin wali murid.
“Pak Luhut khawatir anak-anak kita sudah kelas 2 SD tidak bisa membaca dan menulis,” ungkapnya.
Meski sudah melandai, Hadi tak pernah lelah mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan selalu waspada, yaitu dengan tetap taat menerapkan prokes.
Ia juga menyarankan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga, makan teratur, istirahat yang cukup dan tetap enjoy selalu.
“Sudah saatnya kita hidup sehat,” tandasnya.

