Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Awasi Bersama Program Gratispol, Dasmiah: Laporkan Jika Ada Oknum Pungut Biaya
Diskominfo Kaltim

Awasi Bersama Program Gratispol, Dasmiah: Laporkan Jika Ada Oknum Pungut Biaya
Telah dibaca : 1.011 Kali.

R'Sya RahmadinaBy R'Sya Rahmadina18 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Timur Dasmiah
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan program pendidikan gratis “Gratispol” untuk siswa SMA/SMK/SLB serta mahasiswa baru jenjang S1, S2 hingga S3.

Program ini ditegaskan bebas pungutan biaya dalam bentuk apa pun.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, meminta masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan oknum yang mencoba menarik biaya dari program tersebut.

“Kami akan menindak tegas perguruan tinggi atau pihak yang terlibat,” ujar Dasmiah dalam jumpa pers di Aula Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK) Diskominfo Kaltim, Rabu, 18 Juni 2025.

Dasmiah menjelaskan, Pemprov Kaltim telah menjalin perjanjian kerja sama (PKS) dengan tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Kaltim sebagai mitra pelaksana Gratispol.

“Kami sudah melakukan mitigasi awal melalui verifikasi data calon penerima,” tegasnya.

Bagi mahasiswa yang tidak mendapatkan program beasiswa dari perguruan tinggi, ia menyebut akan dikirimkan datanya untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim juga dilakukan untuk mencegah tumpang tindih penerima bantuan pendidikan.

Program ini juga akan diawasi oleh BPKP, Inspektorat Wilayah Kaltim, serta melalui evaluasi bulanan, guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) agar tidak terjadi tumpang tindih penerima beasiswa,” jelasnya.

Kepala UPTD Tekkom dan Infodik Disdikbud Kaltim, Muhammad Awaluddin, menambahkan bahwa Gratispol mencakup biaya seragam lengkap, sepatu, tas, serta perlengkapan ekstrakurikuler seperti Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR) untuk siswa SMA/SMK/SLB sederajat.

Sementara untuk perguruan tinggi, bantuan diberikan kepada mahasiswa baru yang diterima di kampus mitra terakreditasi A dan B, baik di dalam maupun luar Kaltim.

“Gratispol menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif dan tanpa beban biaya. Program ini akan dieksekusi segera setelah proses PPDB tingkat SMA/SMK dan seleksi mahasiswa baru selesai,” tuturnya.

Gratispol juga menanggung kebutuhan penunjang pendidikan lainnya, tidak hanya biaya perlengkapan.

Awaluddin juga menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim menargetkan pembentukan Sekolah Unggul di seluruh kabupaten/kota.

Tiga kandidat awal adalah SMA Negeri 2 Sangatta Utara, SMA Negeri 3 Tenggarong, dan SMA Negeri 10 Samarinda.

“Di tiga lokasi tersebut, sesuai arahan pak Gubernur dan Wakil Gubernur, Sekolah Unggul bentuknya bisa mendirikan sekolah baru atau merevitalisasi sekolah yang sudah ada dan tentunya, unggul yang kita inginkan kedepannya tidak hanya unggul dalam fasilitas sekolahnya, namun juga unggul SDM pelajar, tenaga pengajar dan pendidiknya,” paparnya.

Sekolah Unggul ini diharapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan dan mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, memiliki karakter kuat, keterampilan relevan, dan daya saing tinggi di tingkat global.

“Sekolah-sekolah tersebut juga kita targetkan menjadi pusat pengembangan dan inovasi pendidikan, menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi unggul yang berkontribusi pada kemajuan dan daya saing Kaltim dalam berbagai bidang seperti ekonomi, teknologi, sosial dan budaya,” pungkasnya. (Adv/diskominfokaltim)

Editor: Emmi

Dasmiah Muhammad Awaluddin Pendidikan Program Gratispol
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleCegah Penyalahgunaan Narkoba, Gubernur Kaltim Minta Tes Urine Berkala Bagi ASN
Telah dibaca : 823 Kali.
Next Article Darlis Pattalongi: Literasi Jadi Kunci Tangkal Hoaks di Era Digital
Telah dibaca : 839 Kali.
R'Sya Rahmadina

Related Posts

Disdikbud Kaltim Percepat Pembangunan Infrastruktur Pendidikan, Target Rampung Sebelum 2028
Telah dibaca : 667 Kali.

19 April 2026

Pembelajaran Coding dan AI di SD Samarinda Masih Opsional, Tergantung Kesiapan Sekolah
Telah dibaca : 674 Kali.

18 April 2026

Samarinda Kekurangan 740 Guru, Disdikbud Usulkan Rekrutmen 260 Formasi
Telah dibaca : 662 Kali.

17 April 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 622 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 638 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 622 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 638 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 622 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 638 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.