JAKARTA : Membangun ekosistem pembiayaan berkelanjutan, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkomitmen, untuk aktif mendukung isu perubahan iklim global.
Di antaranya melalui beberapa aksi dan inisiatif, dengan memberikan pembiayaan pada ekonomi hijau.
Hal tersebut disampaikan Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga, Lani Dharmawan dalam acara The Cooler Earth Sustainability Summit (KTT berkelanjutan bumi yang lebih dingin).
Acara yang mengusung tema “Sustainability in Action : Opportunities for a Better Tomorrow in Indonesia atau “Aksi Keberlanjutan Peluang Menuju Masa Depan yang Lebih Baik di Indonesia”, diselenggarakan CIMB Niaga, Rabu (13/9/2023) di Hotel Four Season Jakarta.
Bicara tentang pembiayaan ekonomi hijau berkelanjutan, Lani Dharmawan mengatakan, secara konsisten diterapkan di CIMB Niaga.
Misalnya melalui pembiayaan kepada sektor-sektor yang memiliki kontribusi positif pada lingkungan dan sosial, termasuk energi baru dan terbarukan, energi bersih, serta efisiensi karbon dengan konsep climate financing dan nature basis solution (pendanaan iklim dan solusi berbasis alam).
“Itu kami terapkan lewat penyaluran berbagai produk, dan program keuangan berkelanjutan baik pendanaan maupun pembiayaan,” tuturnya.
Ditambahkan, beberapa produk yang sudah kami buat antara lain atau KPR hijau, pembiayaan panel surya melalui kartu kredit, sustainable linked loan, dan program sustainable financing,” (program pinjaman berkelanjutan).
Menjawab pertanyaan dikatakan, bahwa produk-produk non ritel CIMB Niaga sudah banyak yang masuk kategori pembiayaan hijau ini.
“Dalam program financing (pembiayaan) juga ada produk non ritel, makanya pembiayaan hijau kita sudah mencapai 25 persen dari total portofolio pembiayaan CIMB Niaga, dan tidak berhenti,” jelasnya.
Sebagai misi berkelanjutan menurut Lani, CIMB Group sejak 2019 menyelenggarakan The Cooler Earth Sustainability Summit guna memobilisasi komitmen, dan tindakan kolektif untuk membentuk masyarakat yang bertanggung jawab dan planet yang lebih layak huni.
Sementara Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei mengatakan, melalui tema ini pihak perusahaan akan lebih fokus pada langkah memanfaatkan yang perlu diambil.
Misalnya untuk memanfaatkan isu-isu berkelanjutan dalam dalam menjalankan bisnis dan mengatasi tantangannya.
Sekaligus menangkap peluang baru yang hadir melalui keberlanjutan.
“Ke depan kami akan terus mendorong penerapan model bisnis berkelanjutan, dan green investmen (investasi hijau) oleh pelaku usaha di Indonesia, karena implementasi sustainability tidak dapat hanya dilakukan oleh bank,” katanya.
“Namun harus melibatkan semua pihak untuk berkolaborasi,” ujarnya.
Dia menambahkan, dengan demikian akan semakin banyak yang menerapkan bisnis berkelanjutan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. (*)

