SAMARINDA: Rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Samarinda yang semula dijadwalkan pada Sabtu, 18 April 2026, resmi ditunda.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Samarinda, Andi Satya Adi Saputra, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi daerah agar pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung lebih kondusif.
“Untuk pelaksanaan Musda memang kita tunda terlebih dahulu. Kami ingin memastikan kegiatan ini bisa berjalan dalam situasi yang benar-benar kondusif,” ujarnya usai menghadiri undangan di Bapperida Kota Samarinda, Senin, 20 April 2026.
Ia menjelaskan, penetapan jadwal baru masih menunggu arahan dari DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur yang memiliki kewenangan dalam menentukan waktu pelaksanaan Musda.
“Jadwal baru masih menunggu arahan dari DPD I. Setelah ada petunjuk resmi, baru kita bisa menetapkan waktu pelaksanaan Musda berikutnya,” katanya.
Menurut Andi Satya, secara teknis persiapan kegiatan sebenarnya telah dilakukan oleh panitia.
Namun, pelaksanaan tetap harus menyesuaikan dengan kondisi di lapangan serta arahan organisasi di tingkat provinsi.
“Secara persiapan sebenarnya sudah berjalan. Tapi kita tentu ingin kegiatan ini dilaksanakan dalam situasi yang lebih tenang sehingga seluruh tahapan Musda bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penundaan ini tidak berkaitan dengan dinamika internal partai, melainkan murni penyesuaian waktu.
“Ini hanya soal penyesuaian waktu. Tidak ada persoalan internal. Kita semua tetap menunggu arahan organisasi agar pelaksanaan Musda bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Saat ini, panitia Musda masih menunggu keputusan resmi dari DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur sebelum menetapkan jadwal baru pelaksanaan kegiatan tersebut.

