Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Kisah Inspiratif Hidayah, Guru Berdedikasi yang Akhirnya Menjadi PPPK
Pariwisata

Kisah Inspiratif Hidayah, Guru Berdedikasi yang Akhirnya Menjadi PPPK
Telah dibaca : 948 Kali.

SukriBy Sukri10 September 2023Updated:10 September 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

KUKAR : Hari Sabtu yang cerah di Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, menjadi saksi atas momen bersejarah bagi 165 guru dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Mereka resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Pelaksana Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan.

Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor: 800.1.2.5/9607/BKD-II tentang Pengangkatan PPPK itu diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Kabupaten Kukar Erna Rawaty Sinaga di Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati Kukar, Sabtu (9/9/2023).

Salah satu dari mereka adalah Hidayah, seorang guru di SMU Negeri 2 Muara Kaman, yang telah menghadapi perjuangan luar biasa untuk mencapai pengangkatannya sebagai PPPK.

Hidayah, seorang wanita kelahiran Kutai Kartanegara, adalah contoh hidup yang menginspirasi.

“Penantian sekian lama akhirnya terkabulkan. Pengangkatan ini menjadi motifasi untuk terus berjuang dan mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.

Awalnya, Hidayah adalah seorang guru honorer di SMUN Muara Kaman. Tantangan besar yang dia hadapi adalah jarak tempuh yang cukup jauh dari tempat tinggalnya di Semboja ke sekolah tempatnya mengajar.

Namun, jarak bukanlah halangan baginya dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak di Muara Kaman.

“Panjang memang penantian ini. Akhirnya apa yang diharapkan tercapai juga,” tutur wanita penggemar nasi goreng saat ditemui usai penyerahan SK PPPK.

Setiap harinya adalah sebuah perjuangan bagi Hidayah. Terpapar hujan yang membasahi setiap helainya dan diselimuti oleh teriknya mentari, dia terus berjuang dengan semangat yang tidak pernah pudar.

Kekuatan dalam hatinya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak adalah yang menggerakkan langkahnya.

Penantian panjang Hidayah selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil saat dia diangkat menjadi guru PPPK.

Kabar baik ini membuat air mata kebahagiaan mengalir deras dari matanya, dan semua perjuangannya terbayar lunas.

Hidayah bersama dengan 164 guru honorer lainnya, dengan rasa bangga dan gembira, menerima penghargaan ini.

Baginya, diangkat sebagai guru PPPK adalah motivasi besar. Ia merasa bahwa kesungguhan dan dedikasinya sebagai guru honorer telah diakui dan dihargai oleh sistem pendidikan.

Hidayah yang juga seorang ibu dua orang anak ini, kini memiliki stabilitas pekerjaan yang lebih baik, hak-hak yang lebih lengkap, dan kesempatan untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan lebih baik lagi.

Dia menyatakan bahwa ini adalah motivasi besar untuk terus berkarya dan mengabdi demi bangsa dan negara.

“Tentu ini adalah motivasi untuk terus berkarya, mengabdi demi bangsa dan negara,” ucapnya penuh semangat.

Kisah Hidayah adalah bukti hidup bahwa ketekunan, semangat, dan kerja keras tidak pernah mencapai hasil, seperti yang dinyatakan dalam pepatah Arab, “man jadda wa jadda.”

Hidayah adalah contoh nyata bahwa mimpi bisa menjadi kenyataan melalui dedikasi dan ketabahan yang tak kenal lelah. (*)

Hidayah PPPK SMU Negeri 2 Muara Kaman
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleFraksi KIR Menyetujui Perubahan APBD Kutim 2023
Telah dibaca : 852 Kali.
Next Article Hadi Optimis Pendapatan Kaltim Tahun Anggaran 2024 Capai Rp20 Triliun
Telah dibaca : 773 Kali.
Sukri

Related Posts

Pemkot Bontang Pastikan Tidak Ada PHK PPPK Meski Terbentur Batas Belanja Pegawai
Telah dibaca : 661 Kali.

3 April 2026

Pesona Parang Gombong Purwakarta, dari Spot Camping hingga Jalur Tanggul Instagramable
Telah dibaca : 1.193 Kali.

4 Januari 2026

Bukit Steling, Spot Healing di Jantung Samarinda dengan Panorama Sungai Mahakam
Telah dibaca : 1.094 Kali.

1 Januari 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.