SAMARINDA: Lapak semipermanen yang dibangun Pemerintah Kota Samarinda,bkini secara bertahap mulai ditempati pedagang korban kebakaran Pasar Segiri Samarinda.
Usai proyek penanganan cepat, pascakebakaran rampung dikerjakan.
Dalam keterangannya Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, mengatakan, dirinya telah meninjau langsung kondisi Pasar Segiri. Melihat sebagian pedagang, sudah kembali berjualan di lapak baru yang disiapkan pemerintah kota.
“Yang kita bangun itu kan bangunan yang kebakar. Alhamdulillah lantainya sudah bagus, atapnya sudah bagus,” kata Saefuddin Zuhri, diwawancarai Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, masih terdapat beberapa petak kios yang kosong karena proses pengisian dilakukan secara bertahap oleh para pedagang.
“Pedagang ini bertahap untuk mengisi petak-petak yang harus diisi. Makanya tadi masih ada yang kosong,” ujarnya.
Ia menyebut kondisi Pasar Segiri saat ini dinilai lebih baik dibanding sebelumnya setelah dilakukan penataan ulang bersamaan dengan pembangunan lapak baru.
“Insyaallah itu sudah lebih baik daripada yang kemarin setelah kebakaran, sekaligus dirapikan,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Samarinda menuntaskan pembangunan lapak semipermanen Pasar Segiri hanya dalam waktu sekitar satu bulan setelah kebakaran melanda kawasan tersebut.
Proyek penanganan cepat menggunakan Dana Tak Terduga (DTT) dengan pagu anggaran Rp1,1 miliar itu dilakukan untuk memulihkan aktivitas ekonomi pedagang terdampak agar dapat kembali berjualan.
Lapak yang dibangun meliputi struktur tiang, atap, sekat kios hingga lantai cor dengan kombinasi material baja ringan, kayu ulin, dan beton sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun pemerintah kota.

