Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hingga Jelang Penutupan, Baru Petahana Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama, Bursa Ketua Golkar Bontang

Menang PK Belum Dieksekusi, Kuasa Hukum Heryono Datangi PT Kaltim Tagih Kepastian Hukum

Usai Dilantik Pimpin PSI Bontang, Ali Ridho Lapatau Target Bentuk Struktur Kelurahan dalam 30 Hari

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Meski Tetap Ramai, Pedagang Takjil Samarinda Rasakan Penurunan Penjualan
Ekonomi

Meski Tetap Ramai, Pedagang Takjil Samarinda Rasakan Penurunan Penjualan
Telah dibaca : 715 Kali.

Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah19 Maret 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Lapak Takjil Wulandari di Jalan Siradj Salman, Samarinda, Kaltim, Kamis 19/3/2026. (Narasi.co/Ira)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Aktivitas penjualan takjil di Kota Samarinda selama bulan Ramadan 1447 Hijriah tetap menunjukkan geliat yang cukup ramai, meski sebagian pedagang mengaku mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu pedagang takjil di Jalan Siradj Salman, Wulandari (31), mengatakan penjualan tahun ini masih berjalan lancar, terutama pada waktu menjelang berbuka puasa.

“Bulan ini ramai sekali, tapi kalau dibandingkan tahun kemarin memang lebih ramai tahun lalu,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Kamis, 19 Maret 2026.

Menurutnya, penurunan jumlah pembeli kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca yang kerap hujan selama Ramadan.

“Kurang tahu juga penyebab pastinya, mungkin efek hujan jadi agak sepi,” katanya.

Wulandari mengaku hanya berjualan takjil saat bulan Ramadan. Di luar itu, ia lebih banyak beraktivitas sebagai ibu rumah tangga.

“Setiap tahun jualan di sini, tapi hanya selama Ramadan saja,” jelasnya.

Ia menyediakan berbagai jenis takjil, mulai dari gorengan hingga kue basah. Beberapa menu yang dijual antara lain risol, tahu isi, tahu bakso, pastel, hingga aneka kue tradisional.

“Ada yang bikin sendiri, ada juga titipan dari orang lain,” ungkapnya.

Di tengah kenaikan harga bahan baku, Wulandari memilih untuk tidak menaikkan harga jual. Sebagai gantinya, ia menyesuaikan ukuran produk agar tetap terjangkau bagi pembeli.

“Kalau harga tetap, tapi ukuran kadang kita kecilkan. Soalnya bahan-bahan pasti naik,” katanya.

Ia menjual takjil dengan harga mulai dari Rp2.000 per potong, agar tetap bisa dijangkau semua kalangan.

Wulandari menyebut, tren penjualan takjil cenderung fluktuatif sepanjang Ramadan. Pada awal dan akhir bulan biasanya mengalami peningkatan, sementara pertengahan cenderung lebih sepi.

“Awal sama akhir biasanya ramai, kalau pertengahan agak sepi,” ujarnya.

Untuk menu favorit, risol menjadi produk yang paling banyak diminati pembeli. Dalam sehari, ia bisa menyiapkan hingga 200–300 buah risol, sementara menu lainnya rata-rata di atas 50 porsi.

“Risol paling banyak dicari, biasanya bisa habis,” katanya.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Wulandari memperkirakan penjualan akan kembali meningkat seperti tren di tahun-tahun sebelumnya.

Ia berencana tetap berjualan hingga H-1 Lebaran sebelum akhirnya menutup lapak saat hari raya.

Hal senada juga diungkapkan pedagang Radja Risol Idris yang mengaku tahun ini penjualannya turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Ya Ramadan tahun ini tidak tau kenapa penjualan lumayan turun, beda dengan tahun lalu,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.

Menurutnya, rame pembeli bisa dilihat dengan ramainya jalanan Siradj Salman.

“Kalo jalan ini macet dan padat itu artinya lapak disini pada rame, lihat sendiri jalanannya lancar-lancar aja. Tandanya rame jualan itu ya jalanan padat,” jelasnya.

Pedagang Samarinda Takjil Ramadan
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleCegah Konflik Kepentingan, Wagub Kaltim Imbau ASN Tidak Terima Hampers Lebaran
Telah dibaca : 710 Kali.
Next Article Selama Arus Mudik Lebaran 2026, Pos Terpadu Samarinda Catat 30 Kasus Kecelakaan
Telah dibaca : 744 Kali.
Ira Nur Ajijah

Related Posts

Rumah Sahabat BCA Syariah, Bawa Masyarakat Lebih Dekat Dengan Layanan Perbankan Syariah
Telah dibaca : 662 Kali.

20 Juni 2026

Tanggapi Pengumuman MSCI, Hasan Fawzi Mengaku Pasar Modal Indonesia Terus Lakukan Reformasi
Telah dibaca : 647 Kali.

20 Juni 2026

Satgas PASTI Hentikan KOL Tidak Berizin, Menawarkan Pedagang Aset Keuangan Tidak Berijin
Telah dibaca : 661 Kali.

18 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Hingga Jelang Penutupan, Baru Petahana Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama, Bursa Ketua Golkar Bontang
Telah dibaca : 605 Kali.

Menang PK Belum Dieksekusi, Kuasa Hukum Heryono Datangi PT Kaltim Tagih Kepastian Hukum
Telah dibaca : 626 Kali.

Usai Dilantik Pimpin PSI Bontang, Ali Ridho Lapatau Target Bentuk Struktur Kelurahan dalam 30 Hari
Telah dibaca : 635 Kali.

Jelang Musda VIII, Golkar Bontang Buka Kesempatan Kader Maju Jadi Ketua DPD
Telah dibaca : 646 Kali.

Pemprov Minta Gedung Metrologi Dikembalikan, Disdag Samarinda Susun Rencana Relokasi
Telah dibaca : 643 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Hingga Jelang Penutupan, Baru Petahana Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama, Bursa Ketua Golkar Bontang
Telah dibaca : 605 Kali.
Menang PK Belum Dieksekusi, Kuasa Hukum Heryono Datangi PT Kaltim Tagih Kepastian Hukum
Telah dibaca : 626 Kali.
Usai Dilantik Pimpin PSI Bontang, Ali Ridho Lapatau Target Bentuk Struktur Kelurahan dalam 30 Hari
Telah dibaca : 635 Kali.
Jelang Musda VIII, Golkar Bontang Buka Kesempatan Kader Maju Jadi Ketua DPD
Telah dibaca : 646 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.445 Kali.

8 Maret 20233,837 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.888 Kali.

2 Juli 20253,466 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.094 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.137 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Bontang 25 Juni 2026

Hingga Jelang Penutupan, Baru Petahana Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama, Bursa Ketua Golkar Bontang
Telah dibaca : 605 Kali.

BONTANG: Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bontang, periode 2025–2030 masih didominasi…

Menang PK Belum Dieksekusi, Kuasa Hukum Heryono Datangi PT Kaltim Tagih Kepastian Hukum
Telah dibaca : 626 Kali.

Usai Dilantik Pimpin PSI Bontang, Ali Ridho Lapatau Target Bentuk Struktur Kelurahan dalam 30 Hari
Telah dibaca : 635 Kali.

Jelang Musda VIII, Golkar Bontang Buka Kesempatan Kader Maju Jadi Ketua DPD
Telah dibaca : 646 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.