
BONTANG: Upaya menarik investasi ke Kota Bontang dinilai harus diawali dengan pemahaman yang jelas mengenai potensi daerah. Tanpa pemetaan yang matang, promosi investasi dikhawatirkan tidak akan mampu menarik minat investor secara maksimal.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang Winardi menuturkan penyusunan peta investasi harus berangkat dari kondisi riil daerah, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi.
“Kalau kita sendiri belum memahami potensi yang dimiliki, bagaimana kita bisa membuat peta investasi dan menawarkan daerah ini kepada investor,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurut Winardi pemerintah daerah perlu lebih serius mengidentifikasi dan memetakan berbagai keunggulan yang dimiliki Bontang.
Langkah tersebut penting agar promosi investasi memiliki dasar yang kuat dan mampu memberikan gambaran yang jelas kepada calon penanam modal.
Ia menilai selama ini Bontang masih terlalu sering mengandalkan citra sebagai kota industri tanpa strategi yang terukur dalam mempromosikan potensi daerah. Padahal, terdapat sejumlah keunggulan yang dapat menjadi daya tarik investasi baru.
Salah satu potensi yang menurutnya layak menjadi fokus adalah sektor maritim. Posisi geografis Bontang yang didukung akses laut dan infrastruktur logistik dinilai menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki semua daerah.
Menurutnya, sejumlah investasi besar yang masuk ke Bontang selama ini juga tidak terlepas dari dukungan pelabuhan serta kemudahan akses logistik yang tersedia.
“Yang harus dijual adalah keunggulan yang memang kita miliki. Salah satunya sektor maritim dan dukungan logistik industri yang selama ini menjadi daya tarik investor masuk ke Bontang,” katanya.
Karena itu, Winardi mendorong pemerintah daerah melakukan kajian yang lebih mendalam terhadap potensi investasi yang ada. Dengan begitu, strategi promosi yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan investor.
Ia berharap peta potensi investasi yang disusun melalui Raperda Penanaman Modal dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan investasi yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kota Bontang.
“Potensi daerah harus benar-benar dipetakan dengan baik agar kita tahu apa yang bisa ditawarkan dan dikembangkan ke depan,” pungkasnya. (Adv)

