Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Andi Harun Warning Praktik Titip-menitip di SPMB, Tegaskan Sekolah Harus Bebas dari Feodalisme

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Komite Stabilitas Sistem Keuangan: Stabilitas Keuangan Terjaga, Momentum Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menguat
Ekonomi

Komite Stabilitas Sistem Keuangan: Stabilitas Keuangan Terjaga, Momentum Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menguat
Telah dibaca : 698 Kali.

Rabiatun DrakelBy Rabiatun Drakel4 November 2025Updated:4 November 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Konferensi pers di Bank Indonesia (BI), memaparkan hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

JAKARTA: Didorong oleh kondisi keuangan global yang lebih longgar, kesepakatan dagang Amerika Serikat dengan sejumlah mitra utama, ekspansi fiskal di negara berkembang, serta penurunan inflasi, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan menguat dan mencapai target pemerintah pada 2025.

Demikian hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar pada Jumat, 31 Oktober 2025.

KSSK terdiri atas Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dalam konferensi pers di Bank Indonesia, Senin, 3 November 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyampaikan laporan kondisi Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) triwulan III tahun 2025 yang dinilai tetap terjaga dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, meski berbagai risiko global masih membayangi.

“Rapat menyepakati pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan antarlembaga anggota KSSK maupun dengan kementerian dan lembaga lainnya. Langkah ini diperlukan agar stabilitas sistem keuangan tetap terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Purbaya.

Ia menambahkan, perekonomian dunia masih menghadapi tantangan akibat dampak tarif impor AS yang menimbulkan ketidakpastian.

Namun demikian, ekspektasi terhadap perbaikan ekonomi global mulai menguat.

“Di Amerika Serikat, aktivitas ekonomi yang melemah berdampak pada pelemahan pasar tenaga kerja, sehingga mendorong The Fed memangkas Fed Funds Rate (FFR) sebesar 25 basis poin pada Oktober 2025 menjadi kisaran 3,75-4,00 persen,” jelasnya.

Sementara itu, perekonomian di Eropa, Jepang, Tiongkok, dan India juga belum menunjukkan penguatan signifikan, terutama karena lemahnya konsumsi rumah tangga meskipun berbagai stimulus telah diberikan.

Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporannya pada Oktober 2025 merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 menjadi 3,2 persen, naik dari proyeksi Juli 2025 sebesar 3,0 persen.

Namun, angka tersebut masih sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3,3 persen.

Di dalam negeri, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 terus menunjukkan perbaikan.

Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap terjaga berkat dukungan pemerintah bersama otoritas moneter dan sektor keuangan.

Keyakinan konsumen terhadap kinerja ekonomi nasional pun meningkat.

Aktivitas manufaktur kembali ke zona ekspansif dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur mencapai 50,4 pada akhir triwulan III 2025 (Juni 2025: 46,9), dan meningkat lagi menjadi 51,2 pada Oktober 2025.

Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh kenaikan pesanan baru selama tiga bulan berturut-turut, sejalan dengan surplus neraca perdagangan triwulan III 2025 yang mencapai USD 14 miliar, tumbuh 63,4 persen (qtq) dan 112,1 persen (yoy), berkat kuatnya daya saing produk ekspor Indonesia.

KSSK Menteri Keuangan Pertumbuhan Ekonomi Sistem Keuangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticlePasca Delineasi IKN, Pemkab Kukar Tata Ulang Arah Pembangunan Daerah
Telah dibaca : 701 Kali.
Next Article PWI Pusat Luncurkan 4 Penghargaan Bergengsi Sambut Hari Pers Nasional 2026
Telah dibaca : 733 Kali.
Rabiatun Drakel

Related Posts

Misran Pasaribu: OJK Siap Kawal Stabilitas Keuangan Kaltim-Kaltara, Pastikan Perlindungan Konsumen
Telah dibaca : 672 Kali.

11 Mei 2026

Di Tengah Pemutihan Pajak, Menkeu Purbaya Tegaskan Tidak Ada Amnesti Bagi Pelaku Bisnis
Telah dibaca : 670 Kali.

11 Mei 2026

M Edwin: Optimis Ekonomi Syariah Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Daerah Juga Pusat Halal Indonesia Timur
Telah dibaca : 676 Kali.

9 Mei 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Andi Harun Warning Praktik Titip-menitip di SPMB, Tegaskan Sekolah Harus Bebas dari Feodalisme
Telah dibaca : 605 Kali.

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 633 Kali.

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 642 Kali.

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.

DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Sosialisasi SPMB, Orang Tua Siswa Masih Dibayangi Kebingungan
Telah dibaca : 642 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Andi Harun Warning Praktik Titip-menitip di SPMB, Tegaskan Sekolah Harus Bebas dari Feodalisme
Telah dibaca : 605 Kali.
Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 633 Kali.
Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 642 Kali.
Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.335 Kali.

8 Maret 20233,833 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.815 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.999 Kali.

8 Maret 20233,363 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.074 Kali.

20 Juni 20243,319 Views
Don't Miss
Pendidikan 25 Mei 2026

Andi Harun Warning Praktik Titip-menitip di SPMB, Tegaskan Sekolah Harus Bebas dari Feodalisme
Telah dibaca : 605 Kali.

SAMARINDA: Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti masih adanya budaya feodalisme, praktik titip-menitip hingga upaya…

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 633 Kali.

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 642 Kali.

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.