Samarinda – Kolaborasi kepengurusan Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar vaksinasi kepada 3.412 warga Kota Samarinda dalam rangka memperingati HUT ke-57 partai berlambang pohon beringin itu.

Seperti yang diungkapkan Mursidi Muslim selaku Ketua Panitia Vaksinasi kepada awak media, Selasa (5/10/2021), kegiatan akan dipusatkan di Kantor DPD I Golkar Kaltim Jalan Mulawarman Samarinda hingga tanggal 7 Oktober 2021 mendatang.
Menurut Mursidi, kegiatan diselenggarakan oleh DPD Tingkat I Partai Golkar Kaltim dan DPD Tingkat II Partai Golkar Samarinda dengan Kementerian Kesehatan itu, dimulai sejak hari itu sejumlah 3.412 dosis tahap pertama.
Dijelaskan Mursidi, penyediaan vaksin dapat dirincikan sebagai berikut, dari DPD Tingkat II Partai Golkar Samarinda yang dipimpin oleh Hendra mendapat jatah 1.912 dosis jenis Sinovac, sedangkan dari Wakil Ketua DPD RI 2019-2024 Mahyudin sebanyak 1.500 dosis jenis Pfizer.
“Sehingga total keseluruhan jatah vaksin yang diterima sebanyak 3.412 dosis, untuk mekanisme penyuntikannya, tanggal 5 dan 6 Oktober 2021 dilaksanakan vaksin Covid-19 Sinovac dan tanggal 7 Oktober 2021 jenis Pfizer,” paparnya.
Terkait pendaftaran, semua dilakukan secara online sehingga saat pasien datang ke lokasi hanya dilakukan validasi data, observasi lalu vaksin dan tidak perlu lagi mengantri untuk melakukan pendaftaran, mengingat mempersingkatnya waktu.
“Pendaftarannya kemarin online, jadi sistemnya datang ke sini kemudian melakukan validasi data, observasi lalu vaksin,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat II Golkar Samarinda Hendra mengatakan jika terdapat warga tidak sempat mendaftar online, tetap akan diperbolehkan selagi stok vaksin masih ada.
Kegiatan vaksinasi dalam rangkaian HUT ke-57 Partai Golkar itu lanjut Hendra, diharapkan dapat menjadi penghilang dahaga dan ambisi masyarakat yang begitu tinggi untuk mengikuti vaksin Covid-19.
“Ini pertanda baik bahwa ada perubahan stigma, kalau dulu masyarakat takut divaksin dengan himbauan pemerintah yang begitu baik akan membuat masyarakat sadar,” ujarnya.
Dan tentu juga harapan utama yakni pandemi bisa segera berlalu dan kondisi masyarakat di Samarinda serta seluruh wilayah Indonesia kembali normal seperti biasa.

