SAMARINDA: Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan perbaikan darurat Pasar Segiri, khususnya di area kios sayur yang sebelumnya terbakar, telah selesai dilaksanakan.
Fasilitas tersebut kini siap difungsikan kembali setelah melalui proses rehabilitasi yang berlangsung sekitar satu bulan.
Kepastian itu disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun, saat meninjau langsung kondisi pasar, Senin, 4 Mei 2026.
Ia menyebut, tahap pekerjaan fisik telah tuntas dan tinggal menunggu proses administrasi berupa serah terima antarorganisasi perangkat daerah.
“Secara konstruksi sudah selesai. Tinggal proses penyerahan dari PUPR ke Dinas Perdagangan agar segera bisa dimanfaatkan pedagang,” ujarnya.
Menurutnya, percepatan perbaikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pedagang yang terdampak langsung pascakebakaran.
Ia menilai, pemulihan pasar tidak boleh berlarut-larut karena berpengaruh pada penghasilan warga. Karena itu, langkah percepatan dilakukan agar pedagang dapat kembali berjualan di lokasi semula.
Dari hasil peninjauan, kondisi bangunan pasar kini terlihat lebih tertata dibandingkan sebelumnya. Penataan ulang dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi potensi risiko di kemudian hari.
“Penataan kita perbaiki supaya lebih rapi dan layak. Ke depan juga akan kita benahi lagi secara bertahap,” jelasnya.
Pemkot mencatat, ratusan pedagang akan kembali menempati kios yang telah direhabilitasi. Pemerintah pun berharap aktivitas jual beli di kawasan tersebut segera pulih dan kembali normal.
Di sisi lain, Andi Harun mengingatkan pentingnya peran pedagang dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun kembali. Ia menekankan perlunya kesadaran bersama untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Kita harapkan semua pihak ikut menjaga. Termasuk memperhatikan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” pesannya.
Setelah difungsikan kembali, pengelolaan pasar akan diperkuat melalui pengawasan dan pembinaan oleh unit terkait guna memastikan lingkungan pasar tetap aman, tertib, dan berkelanjutan.

