SAMARINDA: Ketua Ikatan Alumni Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Mulawarman (IKA S3 MP Unmul), Dr. Agusriansyah Ridwan, menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi alumni sebagai wadah strategis dalam pembangunan pendidikan di Kalimantan Timur.
Hal itu disampaikannya usai pengukuhan pengurus IKA DMP Unmul periode 2025–2030 di Aula Perpustakaan Kota Samarinda, Selasa 25 November 2025.
Agusriansyah, yang juga anggota Komisi IV DPRD Kaltim, menekankan alumni doktor manajemen pendidikan harus menjadi kekuatan intelektual yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan.
“Ini alumni pertama dari program doktor di Unmul. Komitmen kami adalah membangun kolaborasi dengan kampus, pemerintah, dan swasta untuk sama-sama memikirkan masa depan pendidikan Kaltim,” ujarnya.
Menurut Agusriansyah, kontribusi IKA S3 Manajemen Pendidikan Unmul sangat relevan dengan visi Gubernur Kaltim dalam membangun Sumber Daya Manusia menuju Generasi Emas 2045.
Dengan latar belakang alumni yang beragam pendidikan, kesehatan, politik, dan birokrasi IKA S3 Unmul diyakini memiliki kekuatan multidisipliner yang diperlukan untuk mendukung transformasi pendidikan.
“Alumni kita banyak yang sudah menjadi praktisi di sekolah, dinas pendidikan, birokrasi, bahkan sektor kesehatan. Kolaborasi ini sangat menarik karena lulusan doktor punya kompetensi penelitian, kajian, hingga implementasi kebijakan,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, IKA akan membangun komunikasi intensif dengan perguruan tinggi, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, dunia usaha, serta sekolah-sekolah di seluruh Kaltim.
Fokus diskusi meliputi pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, keadilan akses pendidikan, penguatan kurikulum dan kompetensi guru, peningkatan mutu pendidikan dan penguatan pendidikan karakter di era digital.
“Kita tahu gempuran digitalisasi begitu cepat. Pendidikan karakter jujur, disiplin, kerja keras, bertanggung jawab harus terus dijaga. Itu bukan hanya tugas sekolah, tetapi juga pemerintah, swasta, dan orang tua. Inilah ruang yang akan kita susun bersama,” kata Agusriansyah.
Hingga kini, jumlah alumni mencapai lebih dari 80 orang dan akan bertambah dalam waktu dekat seiring kelulusan baru. Menurut Agusriansyah, kapasitas akademik dan profesional alumni terlalu berharga untuk tidak dikolaborasikan.
“Banyak di antara alumni adalah dokter dan profesor. Sayang jika potensi sebesar ini tidak kita sinergikan dengan kebutuhan daerah,” tegasnya.
IKA S3 Unmul sebelumnya pernah dipimpin Dr. Agus Salim, dan kepengurusan periode kedua ini dinilai lebih lengkap serta lebih representatif terhadap seluruh angkatan.
Agusriansyah juga memberikan pesan optimis kepada seluruh alumni agar tidak hanya aktif tetapi juga produktif dan berpengaruh dalam kehidupan masyarakat.
“Kita harus optimis. Alumni tidak hanya bergerak, tapi mampu mempengaruhi aspek kehidupan. Kita ingin generasi Kaltim mampu bersaing bukan hanya di lokal, tetapi nasional bahkan global,” tuturnya.
Wakil Ketua II IKA S3 Unmul, Dr. Abdul Rozak Fahruddin, menegaskan kepengurusan akan bekerja kolektif dalam merumuskan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini amanah yang kita pikul bersama. Program kerja IKA akan disusun secara matang, dan pada akhirnya harus memberikan dampak ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, IKA S3 Manajemen Pendidikan Unmul menegaskan siap menjadi mitra strategis pemerintah dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas SDM Benua Etam.

