Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Syarifatul Nilai Misi Pembangunan Infrastruktur dalam RPJMD Berpihak ke Masyarakat
DPRD Kaltim

Syarifatul Nilai Misi Pembangunan Infrastruktur dalam RPJMD Berpihak ke Masyarakat
Telah dibaca : 711 Kali.

MartinusBy Martinus1 Agustus 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Anggota DPRD Kalimantan Timur Syarifatul Sya’diah menilai bahwa misi pembangunan infrastruktur yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Timur mencerminkan arah kebijakan yang strategis dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, fokus pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur tidak hanya menyangkut aspek fisik semata, tetapi juga menyentuh langsung kepentingan pelayanan publik, penguatan ekonomi lokal, serta akses terhadap fasilitas kesehatan.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Kalimantan Timur menjelaskan bahwa pihaknya secara khusus mencermati substansi visi dan misi dalam dokumen pembangunan jangka menengah lima tahunan tersebut.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dari kebijakan strategis pemerintah daerah.

“Peningkatan pembangunan infrastruktur guna menunjang kegiatan perekonomian, pelayanan publik, dan kesehatan merupakan misi yang tidak dapat ditawar. Ini adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syarifatul menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus dimaknai bukan sekadar membangun jalan, jembatan, atau fasilitas fisik lainnya, tetapi juga memperhitungkan dimensi aksesibilitas, keadilan sosial, dan kesinambungan lingkungan.

Ia mencontohkan, wilayah pesisir dan pedalaman Kalimantan Timur yang selama ini terisolasi membutuhkan intervensi serius melalui pembangunan yang inklusif dan berorientasi jangka panjang.

Pandangan serupa juga tercermin dalam hasil pembahasan Pansus RPJMD, yang menyebut bahwa misi pembangunan infrastruktur merupakan langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah yang merata dan berdaya saing.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antarwilayah serta membuka ruang partisipasi ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Hal ini menunjukkan pendekatan pembangunan yang menyeluruh dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” demikian salah satu butir kesimpulan yang dicatat Pansus dalam dokumen evaluatif RPJMD.

Pansus juga menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas sektor dan konsistensi dalam implementasi misi tersebut.

Ketimpangan infrastruktur antarwilayah, jika tidak segera diatasi, menurut mereka akan menjadi penghambat utama dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Kaltim, terutama di tengah dinamika transformasi ekonomi nasional dan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah sekitar.

Syarifatul juga menyampaikan harapannya agar pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi proyek jangka pendek, melainkan bagian dari agenda besar penguatan konektivitas wilayah serta daya tahan pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

Ia menekankan bahwa pembangunan yang tidak menempatkan manusia sebagai pusatnya akan kehilangan makna dalam konteks pembangunan daerah.

“Pembangunan infrastruktur seharusnya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap layanan kesehatan yang layak dan pendidikan yang berkualitas,” ucapnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar alokasi anggaran yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur harus dikawal ketat.

Karena, kata dia, efektivitas program dan transparansi dalam penggunaan dana publik menjadi prasyarat penting agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

DPRD Kaltim Infrastruktur RPJMD Syarifatul Sya’diah
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleCekcok Hingga Kepala Bocor, Polsek Amankan Pelaku Penganiayaan Perihal Lahan Parkir
Telah dibaca : 739 Kali.
Next Article Syarifatul Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Berbasis Teknologi dalam Reformasi Birokrasi
Telah dibaca : 715 Kali.
Martinus

Related Posts

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

22 April 2026

Terima Aspirasi Massa Aksi 214 Samarinda, DPRD Kaltim Segera Bahas Hak Angket dan Interpelasi
Telah dibaca : 652 Kali.

21 April 2026

DPRD Kaltim Tandatangani Pakta Integritas, Komitmen Kawal Aspirasi Massa Aksi 214 Samarinda
Telah dibaca : 663 Kali.

21 April 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.