SAMARINDA: Tidak hanya umat muslim, namun warga non-muslim juga turut hadir dalam halalbihalal Idul Fitri 1447 H/2026, di kediaman Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, Senin, 23 Maret 2026.
Selain itu, kegiatan tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, hingga warga sekitar.
Mereka datang bersilaturahmi dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Open house ini menjadi ajang pertemuan warga dari berbagai latar belakang untuk saling bermaaf-maafan dalam momentum Idul Fitri.
Ahmad Vananzda mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, Lebaran merupakan waktu yang tepat untuk mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Insyaallah dalam acara open house ini, kita mengundang secara keseluruhan semua kalangan, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, dan masyarakat sekitar, khususnya masyarakat Samarinda,” ujarnya.
Ia menilai Idul Fitri bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk saling memaafkan dan memulai kembali hubungan dengan semangat yang lebih baik.
“Dengan adanya Idul Fitri ini, kita sama-sama senang, sama-sama susah, kita sama-sama bersama untuk ke hari yang akan datang. Kiranya satu sama lain saling memaafkan, kita mulai dari nol lagi,” katanya.
Vananzda juga menyebut antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan open house terus meningkat dari tahun ke tahun.
Tidak hanya warga Muslim, sejumlah warga non-Muslim juga turut hadir untuk bersilaturahmi.
“Kalau kita lihat dari perkembangan tahun ke tahun, alhamdulillah semakin banyak. Partisipasi kalangan non-Muslim juga semakin banyak yang hadir di sini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan halalbihalal tersebut sengaja digelar untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
“Tujuan kita mengadakan halalbihalal ini dalam rangka untuk secara keseluruhan, bukan hanya untuk Muslim, tapi warga non-Muslim pun kita undang bersama-sama dalam rangka membingkai persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.
Vananzda berharap momentum Idulfitri dapat terus menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat dan menjaga kebersamaan di Kota Samarinda.
“Yang terpenting, melalui momentum Idul Fitri ini kita bisa terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tutupnya.

