Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Anggaran Renovasi Balai Kota Samarinda Rp17 Miliar Disorot, Sekda: Masih Koordinasi Data

Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Program Desa Cantik, Andi Harun Sebut Data Presisi Kunci Efisiensi APBD

Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak
Samarinda

Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak
Telah dibaca : 641 Kali.

MartinusBy Martinus29 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Foto Bersama usai Rapat Koordinasi Percepatan Aksi Bangda dan Gerakan Intervensi Stunting Serentak di Gedung PKK Samarinda, Rabu 29/4/2026 (Narasi.co/Martin)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan perhatian serius terhadap rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam penimbangan balita di Posyandu yang dinilai menjadi salah satu hambatan utama dalam percepatan penurunan stunting.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengungkapkan keprihatinannya setelah menelaah capaian program di sejumlah kecamatan yang masih jauh dari target nasional.

Berdasarkan data yang dipaparkan, target nasional partisipasi penimbangan balita berada di angka 85 persen.

Namun di Samarinda, capaian tertinggi baru mencapai 50,2 persen, sementara beberapa wilayah lainnya hanya mencatat sekitar 25 persen, bahkan terdapat kecamatan dengan angka partisipasi 0 persen.

“Apa yang kita kerjakan jika capaiannya seperti ini? Target program kita 85 persen, tapi saat ini maksimal hanya 50,2 persen di satu kecamatan. Ada yang 25 persen, bahkan ada yang nol persen. Ini amat sangat mengerikan,” tegas Saefuddin, Rabu, 29 April 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, dalam memanfaatkan layanan Posyandu sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang anak.

Ia menekankan bahwa penimbangan rutin setiap bulan sangat penting untuk mendeteksi dini gangguan pertumbuhan, termasuk risiko stunting.

Karena itu, Saefuddin menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat paling bawah, mulai dari camat, lurah, RT, kader kesehatan, hingga Puskesmas, untuk melakukan gerakan masif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Harus ada gerakan untuk membangun kesadaran ke Posyandu. Kita harus semangati warga agar setiap bulan menimbang anaknya. Masalahnya mungkin ada yang malas atau alasan lain, itu yang harus kita dorong,” ujarnya.

Selain penguatan sosialisasi, Saefuddin juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran sebagai fondasi keberlanjutan program penanganan stunting.

Ia meminta seluruh camat memasukkan program dan kebutuhan anggaran penanganan stunting ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar dapat menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Anggaran itu amat sangat penting. Ke depannya, saya tuntut semua camat memasukkan anggaran stunting di Musrenbang. Saya akan sampaikan ke Bapperida,” katanya.

Saefuddin menegaskan dirinya akan berkoordinasi langsung dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) untuk memastikan usulan tersebut mendapat perhatian serius.

Meski memberikan kritik keras terhadap capaian saat ini, ia tetap mengapresiasi tren penurunan angka stunting di Samarinda yang secara umum menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan tren penurunan, melainkan harus dibarengi peningkatan kinerja nyata di lapangan.

“Saya tidak menyalahkan kondisi saat ini, tapi ke depannya saya tuntut kinerja semua pihak. Apa yang kita perbuat hari ini harus memberikan manfaat nyata di masa depan bagi masyarakat Samarinda,” pungkasnya.

Bapperida Samarinda Musrenbang Saefuddin Zuhri Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleKomisi IV DPRD Samarinda Perkuat Infrastruktur Posyandu untuk Kejar Target Eliminasi Stunting 2026
Telah dibaca : 639 Kali.
Next Article Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Program Desa Cantik, Andi Harun Sebut Data Presisi Kunci Efisiensi APBD
Telah dibaca : 636 Kali.
Martinus

Related Posts

Anggaran Renovasi Balai Kota Samarinda Rp17 Miliar Disorot, Sekda: Masih Koordinasi Data
Telah dibaca : 643 Kali.

29 April 2026

Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Program Desa Cantik, Andi Harun Sebut Data Presisi Kunci Efisiensi APBD
Telah dibaca : 636 Kali.

29 April 2026

DPPKB Samarinda Gelar Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di 748 Posyandu
Telah dibaca : 651 Kali.

28 April 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Anggaran Renovasi Balai Kota Samarinda Rp17 Miliar Disorot, Sekda: Masih Koordinasi Data
Telah dibaca : 643 Kali.

Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Program Desa Cantik, Andi Harun Sebut Data Presisi Kunci Efisiensi APBD
Telah dibaca : 636 Kali.

Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak
Telah dibaca : 641 Kali.

Komisi IV DPRD Samarinda Perkuat Infrastruktur Posyandu untuk Kejar Target Eliminasi Stunting 2026
Telah dibaca : 639 Kali.

355 Wisudawan Ikuti Wisuda UINSI Samarinda, 2 Program Studi Baru Cetak Alumni Perdana
Telah dibaca : 637 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Anggaran Renovasi Balai Kota Samarinda Rp17 Miliar Disorot, Sekda: Masih Koordinasi Data
Telah dibaca : 643 Kali.
Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Program Desa Cantik, Andi Harun Sebut Data Presisi Kunci Efisiensi APBD
Telah dibaca : 636 Kali.
Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak
Telah dibaca : 641 Kali.
Komisi IV DPRD Samarinda Perkuat Infrastruktur Posyandu untuk Kejar Target Eliminasi Stunting 2026
Telah dibaca : 639 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.240 Kali.

8 Maret 20233,833 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.728 Kali.

2 Juli 20253,464 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.911 Kali.

8 Maret 20233,362 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.004 Kali.

20 Juni 20243,319 Views
Don't Miss
Samarinda 29 April 2026

Anggaran Renovasi Balai Kota Samarinda Rp17 Miliar Disorot, Sekda: Masih Koordinasi Data
Telah dibaca : 643 Kali.

SAMARINDA: Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menyatakan masih melakukan koordinasi untuk memastikan kebenaran…

Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Program Desa Cantik, Andi Harun Sebut Data Presisi Kunci Efisiensi APBD
Telah dibaca : 636 Kali.

Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak
Telah dibaca : 641 Kali.

Komisi IV DPRD Samarinda Perkuat Infrastruktur Posyandu untuk Kejar Target Eliminasi Stunting 2026
Telah dibaca : 639 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.