Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak
Samarinda

Tren Stunting Menurun Namun Capaian Rendah, Wawali Samarinda Instruksikan Keterlibatan Semua Pihak
Telah dibaca : 681 Kali.

MartinusBy Martinus29 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Foto Bersama usai Rapat Koordinasi Percepatan Aksi Bangda dan Gerakan Intervensi Stunting Serentak di Gedung PKK Samarinda, Rabu 29/4/2026 (Narasi.co/Martin)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan perhatian serius terhadap rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam penimbangan balita di Posyandu yang dinilai menjadi salah satu hambatan utama dalam percepatan penurunan stunting.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengungkapkan keprihatinannya setelah menelaah capaian program di sejumlah kecamatan yang masih jauh dari target nasional.

Berdasarkan data yang dipaparkan, target nasional partisipasi penimbangan balita berada di angka 85 persen.

Namun di Samarinda, capaian tertinggi baru mencapai 50,2 persen, sementara beberapa wilayah lainnya hanya mencatat sekitar 25 persen, bahkan terdapat kecamatan dengan angka partisipasi 0 persen.

“Apa yang kita kerjakan jika capaiannya seperti ini? Target program kita 85 persen, tapi saat ini maksimal hanya 50,2 persen di satu kecamatan. Ada yang 25 persen, bahkan ada yang nol persen. Ini amat sangat mengerikan,” tegas Saefuddin, Rabu, 29 April 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, dalam memanfaatkan layanan Posyandu sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang anak.

Ia menekankan bahwa penimbangan rutin setiap bulan sangat penting untuk mendeteksi dini gangguan pertumbuhan, termasuk risiko stunting.

Karena itu, Saefuddin menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat paling bawah, mulai dari camat, lurah, RT, kader kesehatan, hingga Puskesmas, untuk melakukan gerakan masif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Harus ada gerakan untuk membangun kesadaran ke Posyandu. Kita harus semangati warga agar setiap bulan menimbang anaknya. Masalahnya mungkin ada yang malas atau alasan lain, itu yang harus kita dorong,” ujarnya.

Selain penguatan sosialisasi, Saefuddin juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran sebagai fondasi keberlanjutan program penanganan stunting.

Ia meminta seluruh camat memasukkan program dan kebutuhan anggaran penanganan stunting ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar dapat menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Anggaran itu amat sangat penting. Ke depannya, saya tuntut semua camat memasukkan anggaran stunting di Musrenbang. Saya akan sampaikan ke Bapperida,” katanya.

Saefuddin menegaskan dirinya akan berkoordinasi langsung dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) untuk memastikan usulan tersebut mendapat perhatian serius.

Meski memberikan kritik keras terhadap capaian saat ini, ia tetap mengapresiasi tren penurunan angka stunting di Samarinda yang secara umum menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan tren penurunan, melainkan harus dibarengi peningkatan kinerja nyata di lapangan.

“Saya tidak menyalahkan kondisi saat ini, tapi ke depannya saya tuntut kinerja semua pihak. Apa yang kita perbuat hari ini harus memberikan manfaat nyata di masa depan bagi masyarakat Samarinda,” pungkasnya.

Bapperida Samarinda Musrenbang Saefuddin Zuhri Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleKomisi IV DPRD Samarinda Perkuat Infrastruktur Posyandu untuk Kejar Target Eliminasi Stunting 2026
Telah dibaca : 709 Kali.
Next Article Pemkot Samarinda Resmi Luncurkan Program Desa Cantik, Andi Harun Sebut Data Presisi Kunci Efisiensi APBD
Telah dibaca : 688 Kali.
Martinus

Related Posts

Konsumsi Ikan Penting untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak dan Cegah Stunting
Telah dibaca : 655 Kali.

12 Juni 2026

Polresta Samarinda Kembalikan 5 Motor dan Satu Ponsel Hasil Curian kepada Korban
Telah dibaca : 686 Kali.

9 Juni 2026

Kejahatan Jalanan di Samarinda Periode Mei 2026 Meningkat, 53 Tersangka Diamankan dari 37 Kasus
Telah dibaca : 669 Kali.

9 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 645 Kali.

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 699 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 679 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

SKB Bontang Buka Kesempatan Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah
Telah dibaca : 642 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 645 Kali.
Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 699 Kali.
Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 679 Kali.
Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.411 Kali.

8 Maret 20233,836 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.867 Kali.

2 Juli 20253,466 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.069 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.116 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Kaltim 13 Juni 2026

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 645 Kali.

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial.…

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 699 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 679 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.