

SAMARINDA: Komisi II DPRD Kota Samarinda mendorong Perumda Varia Niaga segera merombak blueprint bisnis perusahaan dengan memprioritaskan pengembangan layanan assist kapal di perairan Sungai Mahakam.
Langkah ini dinilai menjadi peluang besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi mengatakan, layanan pemanduan manuver kapal besar merupakan sektor usaha paling potensial yang dimiliki Varia Niaga.
Berdasarkan laporan laba rugi perusahaan, unit usaha tersebut menjadi penyumbang pendapatan terbesar dibandingkan sektor lainnya seperti parkir dan kos syariah.
“Di sinilah letak potensi besar kita,” ujarnya di Samarinda, Kamis, 30 Juli 2026.
Menurut Iswandi, potensi tersebut perlu dimaksimalkan melalui penyusunan ulang arah bisnis perusahaan agar lebih terfokus dan terintegrasi.
Ia optimistis target itu dapat diwujudkan karena jajaran direksi Varia Niaga saat ini diisi oleh tenaga profesional yang memiliki pengalaman panjang di industri kepelabuhanan.
“Petinggi di Varia Niaga banyak alumnus Pelindo, sehingga mereka lebih memahami potensi bisnis assist di perairan Sungai Mahakam,” katanya.
Selain pembenahan strategi bisnis, Komisi II juga meminta adanya sinergi yang lebih kuat antara Varia Niaga dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda. Dukungan regulasi dinilai penting agar pengembangan usaha dapat berjalan optimal.
“Kita perlu duduk satu meja bersama agar semuanya terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Meski mendorong ekspansi usaha, Iswandi mengingatkan agar setiap strategi yang dijalankan tetap mengedepankan prinsip profesional dan tidak menambah beban masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan PAD, tetapi jangan sampai membebani masyarakat,” pungkasnya.

