SAMARINDA: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengingatkan seluruh kadernya untuk mewaspadai kekuatan Partai Golkar yang dinilainya memiliki pengalaman panjang dan ketangguhan dalam menghadapi dinamika politik nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas saat memberikan sambutan dalam pelantikan DPW dan DPD PAN se-Kalimantan Timur di Convention Hall Kadrie Oening Sempaja, Sabtu, 25 April 2026.
Dalam pidatonya, Zulhas menyinggung perjalanan Golkar yang tetap mampu bertahan meski menghadapi tekanan berat pada masa reformasi.
Menurutnya, hal itu menjadi bukti kuatnya kemampuan politik partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Hadir Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Ketua DPD Golkar Kaltim) yang sekarang terkenal seluruh Indonesia. Tapi sama Golkar itu canggih, hati-hati. Dulu waktu reformasi berat sekali, bahkan hampir dibubarkan. Tapi begitu pemilu tetap juara dua,” ujarnya.
Zulhas bahkan menyebut Golkar memiliki “ilmu silat politik” yang tinggi, sehingga kader PAN tidak hanya perlu waspada, tetapi juga belajar dalam menghadapi persaingan politik ke depan.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung perjalanan politik PAN bersama Partai Gerindra dalam mendukung Prabowo Subianto pada pemilihan presiden.
Ia menekankan bahwa loyalitas menjadi kunci utama dalam perjuangan politik.
“Kita tiga kali pemilu mendukung Pak Prabowo. Tiga kali kalah, baru kali ini menang. Karena kita setia pada cita-cita dan perjuangan,” katanya.
Zulhas menilai konsistensi dan kesetiaan terhadap perjuangan politik menjadi faktor penting yang akhirnya membawa PAN berada di barisan pemenang.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas koalisi antarpartai.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh kader PAN yang hadir dalam acara pelantikan.
Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal partai untuk memperkuat soliditas serta menyusun strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.

